KONEKSI.ID
Proyek9 indikasi

Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Profil

Jenis Program
Nasional — Flagship Gizi & Kesehatan
Penyelenggara
Badan Gizi Nasional (Kepala: Dadan Hindayana)
Dasar Hukum
Perpres No. 83 Tahun 2024; Inpres No. 1 Tahun 2025
Alokasi Anggaran
Rp71 triliun (alokasi APBN 2025)
Target Sasaran
82,9 juta anak sekolah, santri, dan ibu hamil
Tanggal Peresmian
Uji Coba: 2024; Operasional Nasional: Januari 2025
Skema Operasional
Distribusi via Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di tiap wilayah
Unit Usaha Layanan
Dapur komunal SPPG, penyediaan makanan siap saji, edukasi gizi masyarakat
Koneksi Strategis
Logistik dan bahan baku disuplai secara eksklusif oleh Koperasi Merah Putih
Catatan Kritis
Risiko tata kelola pada pemilihan mitra yayasan (28 yayasan terafiliasi parpol) dan pengadaan infrastruktur dapur (SPPG) tanpa tender terbuka.

Relasi

RED FLAG

HIGHTerpidana Korupsi Kelola Program

Nur Alam (terpidana korupsi Rp40,2 miliar, vonis 12 tahun) dan M. Zayat Kaimoeddin (terpidana korupsi proyek pendidikan) mendirikan Yayasan Lazuardi Kendari yang menjadi mitra SPPG program MBG senilai triliunan rupiah.

HIGHTerpidana Korupsi Kelola Program

Burhanuddin Abdullah (mantan Gubernur BI, terpidana korupsi Rp100 miliar dana YLPPI, vonis 5 tahun) menjadi Pengawas Yayasan IFSR yang mengelola 3 dapur MBG. Saat ini juga menjabat Komisaris Utama PLN dan Ketua Tim Ahli Danantara.

HIGHTerpidana Korupsi Kelola Program

Abdul Hamid Payapo (terpidana korupsi proyek jalan PUPR senilai Rp5,05 miliar) terafiliasi dengan Yayasan Abdi Bangun Negeri yang menjadi mitra SPPG program MBG di Ternate.

HIGHLegislator Aktif Kelola Mitra

Sulaeman Lessu Hamzah (anggota DPR RI fraksi NasDem, Dapil Papua) menjadi Pengawas Yayasan Insan Cendekia Jayapura yang mengelola SPPG MBG. Sebagai legislator nasional, ia memiliki peran pengawasan APBN termasuk anggaran BGN — konflik kepentingan langsung.

HIGHPatronase Politik Sistemik

28 dari 102 yayasan SPPG (27%) terafiliasi partai politik — Gerindra 7, PKS 5, PAN 4, PDIP 3, NasDem 3, PSI 2, Berkarya 2, Hanura 2, dan 5 partai lain @1. Program bernilai Rp71 triliun menjadi arena patronase politik.

HIGHInsider Bgn Kelola Mitra Bgn

I Dewa Made Agung Kertha (Tenaga Ahli BGN) mendirikan Yayasan Indonesia Food Security Review yang menjadi mitra SPPG program BGN. Alfatehan Septianta (Tim Teknis BGN) juga menjadi pengurus yayasan yang sama. Staf internal regulator sekaligus berada di dalam lembaga yang mereka awasi — ini cross-reference langsung antara Thread A (BGN) dan Thread B (Yayasan SPPG).

HIGHKonflik Kepentingan Presiden

Presiden Prabowo Subianto adalah Pembina Yayasan GSN yang menjadi mitra SPPG MBG — program bernilai Rp335 triliun (Anggaran 2026) yang presiden sendiri tentukan anggarannya melalui BGN. Adiknya (Hashim, Utusan Khusus Presiden) dan Menteri Pertahanannya (Sjafrie Sjamsoeddin) juga pengurus yayasan yang sama.

HIGHBudget Hijacking Pendidikan

Penggunaan dana fungsi pendidikan sebesar Rp223,6 Triliun (dari Mandatory Spending 20%) untuk membiayai program MBG. Hal ini digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) karena dinilai melanggar UU APBN dan merugikan hak siswa untuk mendapatkan pendidikan murni tanpa beban biaya makan.

HIGHPelanggaran Batas Operasional

Yayasan Yasika Aulia mengoperasikan 41 SPPG di Sulawesi Selatan — melampaui batas regulasi BGN (maks 10 per yayasan per provinsi). Pembinanya berusia 20 tahun, anak Yasir Machmud (Wakil Ketua DPRD Sulsel + Sekretaris DPD Gerindra Sulsel). Indikasi akses istimewa via koneksi politik.

Sumber Data Primer