Danantara (BPI Daya Anagata Nusantara)
Profil
- Jenis
- Sovereign Wealth Fund — Badan Pengelola Investasi milik negara
- Diluncurkan
- 24 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto
- Ketua Tim Pakar
- Burhanuddin Abdullah
- Aset Kelolaan
- USD 900 miliar (sekitar Rp14.715 kuadriliun) — dari konsolidasi 7 BUMN besar termasuk PLN
- Target Investasi
- USD 5 miliar pada 2025; dividen tahunan hingga USD 8 miliar
- Bumn Terkonsolidasi
- PLN, Pertamina, Bank Mandiri, BRI, BNI, Telkom, dan BUMN beraset jumbo lainnya
- Catatan
- Burhanuddin Abdullah (mantan terpidana korupsi) duduk sebagai Ketua Tim Pakar & Inisiator — posisi strategis di lembaga yang mengelola hampir semua aset BUMN Indonesia.
Relasi
RED FLAG
Danantara (dipimpin Burhanuddin Abdullah — mantan terpidana korupsi, Thread B) mendanai Rp210T program KMP, yang kontraktor utamanya (Agrinas) dikuasai yayasan Prabowo, yang diawasi Menteri dari Gerindra (Ferry Juliantono), yang dibiayai dari Dana Desa (58% alokasi) + APBN. Satu loop tertutup: kebijakan (Prabowo) → kontraktor (Agrinas/YPPSDP) → pembiayaan (Danantara) → pengawasan (Menteri Gerindra). Tidak ada titik independen.
Burhanuddin Abdullah — mantan terpidana korupsi dana YLPPI Rp100 miliar, vonis 5 tahun (2008) — kini sekaligus: (1) Komisaris Utama PLN, (2) Ketua Tim Pakar Danantara yang mengelola USD 900 miliar aset BUMN, dan (3) Pengawas Yayasan IFSR mitra BGN. Pada Agustus 2025 menerima Bintang Mahaputera Adipradana dari Presiden Prabowo. Ini bukan rehabilitasi — ini akumulasi kontrol atas institusi negara oleh orang dengan rekam jejak korupsi.